Ini Cerita Pendakian Gunung Merapi Via Selo

Gunung merapi terletak di Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan ketinggian 2965 mdpl dan Merupakan gunung berapi yang berbahaya di Indonesia bahkan di dunia. Untuk Gunung merapi ini kita dapat melalui jalur selo yang terletak di Desa Selo, kabupaten Boyolali jawa tengah. Basecamp selo ini bernama Barameru dan memiliki ketinggian 1560 Mdpl. Perjalanan dari jogja kita menempuh nya sekitar 2 jam perjalanan, kami menggunakan Fasilitas Maps di Hp untuk memandu perjalanan kita, 100% akurat. 

Kami melakukan pendakian di gunung merapi pada tanggal 24 – 25 Juni. Sebelum berangkat Cuaca sangat tidak mendukung, Hujan deras sampai sampai kami berangkat dari Jogja sekitar Pukul 19, dengan modal nekat, selain karena ga hapal jalan, jalanan menuju selo ini berlekok lekuk. Kami menggendarai sepeda motor dengan kecepatan minimum, sampai di Basecamp Barameru sekitar pukul 21:00.

lalu melakukan persiapan dan registrasi langsung nanjak pukul 21:30. Pendakian termalam selama saya melakukan pendakian ini. Tidak tau medan, tidak tau Track, yang penting hati hati, dan berharap serta berdoa agar tidak turun hujan lagi. Untungnya Dikala itu gunung merapi lumayan rame lah, banyak pendaki Lokal juga. Serta 2 orang Bule Bule. 

Dari basecamp kita melewati jalanannya masih asphalt sampai tempat nongkrong NEW SELO bergaya Hollywood. Setelah melewati Joglo New Selo ini , kita akan  melewati ladang penduduk hingga kurang lebih selama 30 menit. Di awal perjalanan ini jalur yang kita lewati berupa tanah berdebu yang kalau hujan berlumpur dan sebagian licin karena menjadi parit, sepanjang perjalanan kita dapat melihat ladang penduduk di kanan-kiri, yang ditanami berbagai tumbuhan salah satunya yaitu Tembakau.


Singkat Cerita sekitar jam 1: 30 kami sampai di Watu Gajah. Ya di sarankan kalau mau membuat tenda “Camp” di Area ini, karena Lumayan aman jika sewaktu Waktu Merapi kembali Aktif. 
diwatu Gajah
Di Area Watu gajah ini sangat indah Pemandangannya, ketika kami di area ini, Cerah Banget , jadi sunrise nya indah dan menghangatkan. 


Setelah menikmati waktu Sunrise dan kami bersiap siap untuk muncak. Tenda kami tinggal dan berdoa agar aman. 

Kami naik ke puncak pukul 06: 30, pendakian sesungguhnya baru dimulai. Kita akan melewati bebatuan yang terhampar luas di area watu gajah menuju pasar Bubrah. “pasar Bubrah adalah hamparan bebatuan yang sangat banyak, di cekungan jika kita akan menuju puncak terlebih dahulu turu, pasar bubrah juga dikenal pasar setan., konon menurut cerita disini pasarnya makhluk halus. Percaya tidak percaya itulah cerita orang. 

Di pasar bubrah ini merupakan track yang sangat menguras banyak tenaga, siapkan Air mineral yang cukup ya, ketika kita akan menuju puncak terdapat 2 zona, yaitu Zona Pasir dan Zona Batu, zona pasir ini merupakan zona terberat, karena ketika kita melangkahkan 1 langkah, maka pasir akan lonsor setengah langkah bahkan kembali ketempat semula, disinilah kesabaran kita diuji.


 setelah zona pasir terlewati, barulah memasuki zona batu, zona paling berbahaya dan harus berhati hati dan cermat, karena banyak batu lepas, batu batu rawan berguguran dari puncak, kalau mau selamat cari jalan sendiri, jangan di bawah orang yang lagi turun atau di bawahnya orang yang lagi mendaki, karena itu sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa kita.

Setelah zona ini terlewati sampailah di zona SUKSES. Ini lah puncak merapi. 


Kesimpulan:
1. Kalau Menuju Basecamp Barameru "selo" menggunakan Maps "akurat"
2. Lebih Enak melakukan Pendakian Malam "Aman"
3. Ngecamp di Watu Gajah "aman"
4. Banyak Batu Berguguran di area Pasar Bubrah Menuju Puncak "waspada"

0 Response to "Ini Cerita Pendakian Gunung Merapi Via Selo"

Post a Comment

Trending Posts